Kopi Bali, Citarasa Berbeda Kopi Kelas Dunia

Kopi adalah minuman yang digemari oleh banyak orang, kopi juga menjadi bagian dari sebagian besar masyarakat. Selain untuk menghilangkan rasa kantuk, kopi juga memberikan kenikmatan tersendiri bagi penikmatnya.

Pada dasarnya kopi dibedakan menjadi dua yakni kopi, yakni kopi arabika dan kopi Robusta. Kedua jenis kopi tersebut merupakan dua jenis kopi yang umum dan kemudian kedua jenis tersebut menurunkan jenis lagi berdasar pada dimana tanaman kopi tersebut ditanam.

Salah satu kopi khas Indonesia yang bisa anda ketahui ialah Kopi Bali. Kopi dari Bali ini memang termasuk dalam kopi jenis kopi Arabika. Bagaimana rasa yang dihasilkan oleh kopi Arabika khas Bali ini?

Kopi Arabika saat ini termasuk dalam jenis kopi yang paling banyak ditanami di dunia ini, jenis kopi ini diyakini merupakan varian kopi pertama yang telah dibudidayakan. Kopi Bali Arabika beraroma dan juga harum, mengandung kafein yang jauh lebih rendah, tidak begitu pahit.

Kopi juga sebenarnya memberikan manfaat bagi para penikmatnya, asalkan kopi yang dinikmati itu merupakan kopi yang diolah langsung dari bijinya, bukan kopi sachet yang banyak ada di pasaran. Karena kopi sachet tidak murni dari biji kopi, dan merupakan campuran dengan pemanis

Baca juga : Ngopi Cozy

Manfaat kopi Arabika Bali salah satunya adalah bisa mencegah penyakit kanker, kopi diketahui mengandung hormon estrogen dan juga mengandung insulin yang mana kedua kandungan tersebut efektif mencegah penyakit kanker. Selain itu kopi Arabika Bali juga mengandung antioksidan. Namun kopi tidak disarankan di konsumsi terlalu banyak oleh penderita penyakit maag.

Nah, antioksidan yang terkandung pada kopi Arabika Bali juga dipercaya menghindarkan penikmatnya dari penuaan dini.

Citarasa kopi Arabika Bali juga mempunyai ciri khas tersendiri, lokasi pembudidayaan kopi ini yang ada di daerah ketinggian yaitu di daerah Kintamani juga memberi rasa berbeda dan khas.

Diketahui Kintamani merupakan area yang memiliki tanah vulkanis karena dekat dengan Gunung Batur sehingga menghasilkan citarasa yang khas, unik dan berbeda dengan kopi Arabika dari daerah lain.

Selain itu, ada faktor lain yang membuat kopi Arabika Bali ini mempunyai aroma dengan ciri khas berbeda dengan yang lain. Faktor tersebut salah satunya adalah proses panen yang mengharuskan petani untuk memanen biji kopi yang sudah berwarna merah,jadi biji kopi yang di panen adalah biji yang sudah betul betul matang.

Aroma kopi Arabika Bali juga mempunyai aroma yang khas, yaitu beraroma jeruk, yang tidak ada di kopi Arabika lainnya, sehingga kopi Arabika Bali banyak disukai oleh penikmat kopi.

Share

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *